PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi Industri Organisasi

Ambiguitas Peran

Role Ambiguity

Ringkasan Singkat

Kondisi kebingungan atau ketidakpastian yang dialami seseorang karena tidak memiliki pemahaman yang jelas tentang apa sebenarnya tanggung jawab pekerjaannya.

Ambiguitas peran didefinisikan sebagai kurangnya kejelasan, kepastian, dan prediktabilitas mengenai perilaku dan tanggung jawab seseorang dalam pekerjaannya, yang sering kali diakibatkan oleh deskripsi pekerjaan yang tidak jelas dan tujuan organisasi yang tidak terdefinisi dengan baik. Keberadaan ambiguitas ini memengaruhi pemahaman karyawan tentang apa yang diharapkan dari mereka, menimbulkan keraguan tentang cara mencapai tujuan kinerja mereka sendiri, serta menciptakan ketidakpastian tentang bagaimana kinerja mereka akan dinilai dan apa konsekuensi dari berhasil atau gagalnya mereka dalam menyelesaikan tugas

Konsep ambiguitas peran mendapatkan perhatian besar dalam psikologi organisasi pada pertengahan abad ke-20. Karya seminal awal oleh Kahn, Wolfe, Quinn, Snoek, dan Rosenthal dalam buku mereka tahun 1964 berjudul "Organizational Stress: Studies in Role Conflict and Ambiguity" meletakkan sebagian besar kerangka teoritis untuk memahami stresor-stresor ini. Menurut teori Kahn, ambiguitas peran terjadi ketika seseorang tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk memenuhi tanggung jawab mereka secara memadai, sehingga mengakibatkan kebingungan dan keraguan. Penelitian selanjutnya pada tahun 1970-an dan sesudahnya memperluas kerangka ini, menjadikan ambiguitas peran sebagai konsep sentral dalam studi stres kerja dan kesejahteraan karyawan.

Contoh:

Seorang karyawan baru bergabung ke sebuah perusahaan dengan jabatan Koordinator Proyek. Namun, tidak ada yang menjelaskan dengan jelas apakah ia bertanggung jawab untuk mengelola jadwal, berkomunikasi dengan klien, menyiapkan laporan, atau ketiga-tiganya sekaligus. Minggu demi minggu berlalu dan ia mengerjakan tugas berbeda-beda tergantung siapa yang memintanya. Ia merasa cemas dan tidak yakin apakah pekerjaannya sudah benar. Ambiguitas peran telah dikaitkan dengan kecemasan, kelelahan kerja (burnout), depresi, dan penyakit fisik, menjadikannya permasalahan serius yang perlu diperhatikan oleh organisasi

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Rizzo, J. R., House, R. J., & Lirtzman, S. I. (1970). Role conflict and ambiguity in complex organizations. Administrative Science Quarterly, 15(2), 150-163.
  • Kahn, R. L., Wolfe, D. M., Quinn, R. P., Snoek, J. D., & Rosenthal, R. A. (1964). Organizational Stress: Studies in Role Conflict and Ambiguity. Wiley.
Terverifikasi
Editor: Victory Kamilio Hadi
Ditambahkan: 27 Juni 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback