PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi Kognitif

Bias Penjangkaran

Anchoring bias

Ringkasan Singkat

Kecenderungan kognitif untuk terlalu mengandalkan informasi pertama yang diterima sebagai dasar keputusan, meskipun informasi tersebut tidak akurat.

Bias penjangkaran (anchoring bias) adalah salah satu heuristik kognitif yang paling kuat yang mempengaruhi pengambilan keputusan manusia. Fenomena ini terjadi ketika seseorang memberikan beban yang tidak proporsional pada nilai awal atau 'jangkar' yang mereka terima sebelum membuat penilaian akhir. Meskipun informasi baru atau bukti yang bertentangan muncul, individu cenderung hanya melakukan penyesuaian kecil dari jangkar tersebut, sehingga hasil akhirnya tetap bias ke arah informasi awal.

Contoh:

Seseorang pergi ke toko furnitur dan melihat sofa seharga Rp20.000.000. Meski terlalu mahal, harga itu kini menjadi jangkar di pikiran mereka. Ketika kemudian melihat sofa lain seharga Rp8.000.000, harga itu terasa sangat murah dan masuk akal, meskipun tanpa jangkar tersebut mereka mungkin tidak akan pernah mempertimbangkan sofa seharga Rp8.000.000 sama sekali.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Tversky, A., & Kahneman, D. (1974). Judgment under uncertainty: Heuristics and biases. Science, 185(4157), 1124-1131.
  • Furnham, A., & Boo, H. C. (2011). A literature review of the anchoring effect. The Journal of Socio-Economics, 40(1), 35-42.
Terverifikasi
Editor: Victory Kamilio Hadi
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 27 Juni 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback