PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi SosialPsikologi Kognitif

Dilema Narapidana

prisoner’s dilemma

Ringkasan Singkat

Dilema narapidana adalah model permainan motivasi campuran dalam teori permainan yang menunjukkan mengapa dua individu mungkin tidak bekerja sama, meskipun kerja sama tersebut menguntungkan bagi keduanya.

Dilema narapidana (prisoner’s dilemma) menggambarkan situasi di mana dua tersangka dipisahkan dan masing-masing ditawarkan pilihan: mengaku atau tetap diam. Jika keduanya diam (strategi kooperatif), mereka berdua mendapat hukuman ringan. Namun, jika satu mengaku (strategi kompetitif) dan yang lain diam, si pengaku akan bebas sementara temannya mendapat hukuman berat. Jika keduanya mengaku, keduanya mendapat hukuman sedang.

Secara logis, setiap individu memiliki insentif untuk berkhianat (mengaku) demi kepentingan pribadi, tanpa peduli apa yang dilakukan pihak lain.

Namun, jika kedua pihak memilih berkhianat, hasil akhirnya justru lebih buruk dibandingkan jika mereka bekerja sama. Fenomena ini memiliki implikasi luas dalam teori pertukaran sosial dan studi tentang dilema sosial dalam masyarakat.

Contoh nyata:

Dua blok perang dunia II yaitu Barat dan Timur berperang. Jika keduanya melepas tangan pada perang, ribuan nyawa dan harta dapat selamatkan serta dimanfaatkan untuk kemajuan positif. Akan tetapi jika hanya satu blok yang melepas tangan dan blok lain tidak, maka blok yang melepas tangan berada di situasi yang dapat diserang dengan mudah.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Poundstone, W. (1992). Prisoner's Dilemma.
  • APA Dictionary of Psychology
Terverifikasi
Editor: Victory Kamilio Hadi
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 27 Juni 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback