diskriminasi intradimensi
intradimensional discrimination
Ringkasan Singkat
Diskriminasi intradimensi adalah proses kognitif di mana seseorang belajar membedakan stimulus berdasarkan variasi dalam satu dimensi sensorik tunggal, sementara dimensi lainnya tetap konstan. Contoh umum dari proses ini adalah membedakan dua objek yang memiliki bentuk dan tekstur yang sama, tetapi berbeda dalam hal ukuran, warna, atau tingkat kenyaringan suaranya.
Kemampuan ini dianggap sebagai bentuk performa ahli (expert performance) karena menuntut ketelitian persepsi yang tinggi terhadap detail halus dalam satu kategori tertentu. Dalam psikologi belajar, diskriminasi ini sering dipelajari untuk memahami bagaimana manusia dan hewan mengembangkan kepekaan terhadap isyarat lingkungan yang spesifik. Latihan yang berulang biasanya diperlukan untuk meningkatkan ketajaman diskriminasi intradimensi dalam tugas-tugas yang kompleks.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- VandenBos, G. R. (2015). APA Dictionary of Psychology.
- Goldstone, R. L. (1998). Perceptual Learning.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.