PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi SosialPsikologi Kognitif

Disonansi Kognitif

Cognitive Dissonance

Ringkasan Singkat

]Keadaan psikologis tidak menyenangkan yang timbul dari ketidaksesuaian antara dua atau lebih elemen dalam sistem kognitif seseorang, mendorong individu untuk mengurangi ketidaknyamanan tersebut.

Disonansi kognitif adalah keadaan psikologis yang tidak menyenangkan yang dihasilkan dari inkonsistensi antara dua atau lebih elemen dalam sistem kognitif. Keadaan ini diasumsikan melibatkan tingkat gairah yang tinggi dan memiliki karakteristik yang mirip dengan dorongan fisiologis (misalnya, rasa lapar).

Teori disonansi kognitif pertama kali dipresentasikan oleh Leon Festinger pada tahun 1957 untuk menjelaskan hubungan antara motivasi, persepsi, dan kognisi seseorang. Teori ini memperjelas kondisi yang memotivasi individu untuk mengubah pendapat, sikap, keyakinan, atau perilaku mereka. Teori ini didasarkan pada keyakinan bahwa manusia berusaha untuk konsisten dalam diri mereka sendiri dan terdorong untuk melakukan perubahan guna mengurangi atau menghilangkan inkonsistensi. Daya tarik awal dari teori ini adalah kesederhanaan dan kemampuannya dalam menjelaskan bagaimana manusia menghadapi inkonsistensi dalam pikiran dan tindakan.

Contoh:

Bayangkan seorang perokok aktif yang mengetahui bahwa merokok berbahaya bagi kesehatan. Ia mengalami disonansi kognitif karena pengetahuan bahwa merokok itu berbahaya bertentangan dengan kenyataan bahwa ia tetap merokok. Ia dapat mengurangi disonansi ini dengan mengubah perilakunya, yaitu berhenti merokok, yang akan selaras dengan pengetahuannya bahwa merokok berbahaya. Atau sebaliknya, ia memilih untuk merasionalisasi kebiasaannya dengan berkata "kakek saya merokok seumur hidup dan tetap sehat sampai usia 90 tahun" agar tidak harus mengubah perilakunya

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Psychological Association. (n.d.). Cognitive dissonance. APA Dictionary of Psychology. Retrieved from https://dictionary.apa.org/cognitive-dissonance
  • Festinger, L. (1957). A theory of cognitive dissonance. Stanford University Press.
  • Festinger, L. (1962). Cognitive dissonance. Scientific American, 207(4), 93-107.
Terverifikasi
Editor: Victory Kamilio Hadi
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 27 Juni 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback