PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi Kognitif

distorsi memori

memory distortion

Ringkasan Singkat

Proses pengingatan atau pengenalan informasi yang tidak akurat, keliru, atau bersifat ilusi seperti déjà vu dan memori palsu.

Distorsi memori mengacu pada segala bentuk ingatan atau pengenalan yang tidak akurat atau bersifat ilusi. Fenomena ini mencakup pengalaman seperti déjà vu (perasaan familiar terhadap situasi baru), memori palsu (false memory), atau ilusi memori. Hal ini menunjukkan bahwa sistem memori manusia bukanlah rekaman video yang sempurna, melainkan proses rekonstruktif yang dapat dipengaruhi oleh sugesti, emosi, dan informasi yang menyesatkan.

Distorsi ini sering terjadi tanpa disadari oleh individu, di mana seseorang merasa sangat yakin akan kebenaran ingatannya padahal fakta yang terjadi berbeda. Penelitian dalam psikologi kognitif sering menggunakan fenomena ini untuk mempelajari bagaimana informasi disimpan dan diubah di dalam otak seiring berjalannya waktu.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Schacter, D. L. (2001). The Seven Sins of Memory: How the Mind Forgets and Remembers. Houghton Mifflin.
  • APA Dictionary of Psychology.
Terverifikasi
Editor: Victory Kamilio Hadi
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 6 Oktober 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback