PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KognitifPsikologi Sosial

Efek Keutamaan

primacy effect

Ringkasan Singkat

Kecenderungan untuk mengingat informasi yang disajikan di awal urutan dengan lebih baik daripada informasi yang muncul kemudian.

Dalam psikologi dan sosiologi, efek primacy adalah bias kognitif yang menyebabkan seseorang lebih baik mengingat informasi yang disajikan di awal dibandingkan informasi yang disajikan kemudian. Sebagai contoh, seseorang yang membaca daftar kata yang cukup panjang lebih mungkin mengingat kata-kata di awal dibandingkan kata-kata di bagian tengah. Hal ini terjadi karena item-item yang muncul pertama mendapatkan lebih banyak waktu untuk diulang dan diproses dalam pikiran, sehingga lebih berhasil masuk ke memori jangka panjang.

Contoh:

Seorang calon karyawan yang diwawancarai oleh tiga kandidat dalam satu hari. Kandidat pertama yang diwawancarai di pagi hari cenderung diingat lebih kuat oleh pewawancara dibandingkan kandidat yang diwawancarai di tengah-tengah, meskipun ketiganya memiliki kualifikasi yang setara. Inilah efek primacy yang terjadi secara tidak sadar dalam proses penilaian manusia.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Asch, S. E. (1946). Forming Impressions of Personality.
  • Baddeley, A. D. (1997). Human Memory: Theory and Practice.
  • Murdock, B. B. (1962). The serial position effect of free recall. Journal of Experimental Psychology, 64(5), 482-488.
Terverifikasi
Editor: Victory Kamilio Hadi
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 27 Juni 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback