PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
BiopsikologiPsikologi Emosi

gairah fisiologis

physiological arousal

Ringkasan Singkat

Kondisi peningkatan aktivitas biologis tubuh yang ditandai dengan perubahan respons fisik seperti detak jantung dan tekanan darah.

Gairah fisiologis (physiological arousal) melibatkan aspek-aspek aktivasi sistem saraf pusat dan otonom. Respons ini mencakup peningkatan tekanan darah, laju respirasi, keringat, dan penurunan aktivitas sistem pencernaan. Respons primer ini sebagian besar diatur oleh sistem saraf simpatik sebagai bagian dari mekanisme "lawan atau lari" (fight-or-flight).

Meskipun sistem saraf simpatik memicu gairah, sistem saraf parasimpatik dapat memberikan kompensasi untuk menenangkan kembali tubuh. Gairah fisiologis tidak terbatas pada konteks seksual; hal ini juga muncul dalam emosi kuat seperti ketakutan, kemarahan, atau kegembiraan yang luar biasa.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Psychological Association. (2020). APA Dictionary of Psychology.
  • Cannon, W. B. (1929). Bodily Changes in Pain, Hunger, Fear and Rage.
Terverifikasi
Editor: Victory Kamilio Hadi
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 27 Juni 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback