PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KlinisPsikologi Kognitif

kabut mental

mental fog

Ringkasan Singkat

Keadaan kesadaran yang kabur di mana individu merasa kurang waspada, sulit berkonsentrasi, dan lambat dalam berpikir.

Kabut mental (mental fog atau brain fog) bukanlah diagnosis medis resmi, melainkan istilah deskriptif untuk kumpulan gejala kognitif yang mencakup perasaan bingung, pelupa, serta kurangnya fokus dan kejernihan mental. Seseorang yang mengalaminya mungkin merasa seolah-olah proses berpikir mereka terhalang oleh kabut tebal, sehingga membutuhkan upaya lebih besar untuk memahami informasi sederhana atau membuat keputusan kecil.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk stres kronis, kurang tidur, perubahan hormonal (seperti saat menopause atau kehamilan), pola makan yang buruk, hingga kondisi medis tertentu seperti anemia atau efek sisa dari infeksi virus (misalnya COVID). Penanganan kabut mental biasanya berfokus pada perbaikan gaya hidup, manajemen stres, dan pengobatan kondisi medis yang mendasarinya. Psikolog sering membantu individu mengelola dampak emosional dari penurunan produktivitas yang disebabkan oleh fenomena ini.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Kross, E. (2021). Chatter: The Voice in Our Head, Why It Matters, and How to Harness It. Crown Publishing Group.
  • National Institutes of Health (NIH). (2022). Understanding 'Brain Fog'.
Terverifikasi
Editor: Victory Kamilio Hadi
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 27 Juni 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback