PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
PsikopatologiKlinis

manik

manic

Ringkasan Singkat

suatu kondisi di mana level energi, kegembiraan, atau kemudahan marah meningkat secara tidak wajar disertai dengan aktivitas yang sangat heboh dan berkurangnya kebutuhan akan tidur

Kata manic digunakan sebagai kata sifat untuk mendeskripsikan segala sesuatu yang berkaitan dengan mania, seperti 'perilaku manik' atau 'fase manik'. Kondisi ini mencirikan energi yang sangat tinggi dan suasana hati yang meluap-luap yang terlihat pada gangguan bipolar.

Sebagai kata benda, manic dulunya digunakan sebagai sebutan bagi orang yang mengalami episode manik, namun penggunaan ini kini dianggap ketinggalan zaman dan tidak sopan. Fokus klinis modern lebih ditekankan pada deskripsi gejala dan dampaknya terhadap fungsi kehidupan sehari-hari individu tersebut.

Beberapa tanda umum episode manik meliputi:

  • Merasa sangat euforia, berkuasa, atau tak terkalahkan
  • Hanya membutuhkan sedikit tidur
  • Berbicara sangat cepat atau melompat-lompat antara ide
  • Pikiran yang berlarian
  • Aktivitas yang meningkat atau gelisah
  • Perilaku impulsif atau berisiko (belanja berlebihan, mengemudi sembrono, hubungan seks berisiko, dll.)
  • Kecenderungan mudah marah atau agresif dalam beberapa kasus
  • Terkadang kehilangan kontak dengan kenyataan (delusi atau halusinasi)

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Psychiatric Association. (2013). DSM-5.
  • APA Dictionary of Psychology.
Terverifikasi
Editor: Victory Kamilio Hadi
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 27 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback