misatribusi arousal
misattribution of arrousal
Ringkasan Singkat
Fenomena di mana seseorang salah mengidentifikasi sumber gairah fisik yang ia rasakan, sehingga mengalami emosi yang sebenarnya bukan disebabkan oleh situasi yang ia kira.
misattribution of arousal adalah proses di mana seseorang melakukan kesalahan dalam mengasumsikan apa yang menyebabkan mereka merasa bergairah secara fisiologis. Sebagai contoh, ketika seseorang sebenarnya mengalami respons fisiologis yang berkaitan dengan rasa takut, mereka salah memberi label respons tersebut sebagai ketertarikan romantis. Alasan mengapa gejala fisiologis dapat dikaitkan dengan stimulus yang salah adalah karena banyak stimulus yang menghasilkan gejala fisiologis serupa, seperti peningkatan tekanan darah atau napas yang memendek.
Fenomena ini menunjukkan bahwa emosi yang kita rasakan tidak hanya ditentukan oleh apa yang terjadi, tetapi juga oleh bagaimana kita menginterpretasikan sensasi tubuh kita dalam konteks situasi yang sedang kita hadap.
Penelitian Dutton dan Aron (1974) menjelaskan mengapa orang bisa jatuh cinta satu sama lain setelah mengalami peristiwa traumatis. Orang-orang salah mengartikan gairah mereka dari peristiwa traumatis tersebut sebagai perasaan yang disebabkan oleh pasangan romantis mereka. Padahal, yang mereka rasakan sebenarnya bukan cinta, melainkan rasa takut. Fenomena ini juga menjelaskan mengapa menonton film horor bersama seseorang yang kita sukai bisa membuat kita merasa semakin tertarik pada orang tersebut, karena kita salah mengartikan gairah dari rasa takut sebagai perasaan romantis.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Schachter, S., & Singer, J. E. (1962). Cognitive, social, and physiological determinants of emotional state. Psychological Review, 69(5), 379-399.
- Dutton, D. G., & Aron, A. P. (1974). Some evidence for heightened sexual attraction under conditions of high anxiety. Journal of Personality and Social Psychology, 30(4), 510-517.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.