PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KepribadianPsikologi Klinis

neurotisisme

neuroticism

Ringkasan Singkat

Dimensi kepribadian yang menggambarkan tingkat ketidakstabilan emosional dan kecenderungan untuk mengalami tekanan psikologis.

Neurotisime adalah salah satu dimensi utama dalam struktur kepribadian manusia yang menggambarkan derajat stabilitas emosional dibandingkan dengan ketidakstabilan emosional. Dalam psikologi kepribadian, neurotisime bukan merupakan suatu penyakit mental, melainkan sebuah trait (sifat) yang menentukan bagaimana seseorang mempersepsikan dan bereaksi terhadap stres serta ancaman di lingkungannya.

Berdasarkan teori dari tokoh perintisnya, Hans J. Eysenck (1968) menjelaskan bahwa neurotisime didefinisikan sebagai kecenderungan individu untuk mengalami keadaan emosional negatif secara kronis. Eysenck menekankan bahwa dimensi ini memiliki dasar biologis yang kuat.

Individu dengan tingkat neurotisime yang tinggi cenderung menunjukkan profil perilaku sebagai berikut:

  • Mengalami reaksi emosional yang lebih intens terhadap peristiwa yang bagi orang lain dianggap biasa atau sepele.
  • Rentan terhadap perasaan cemas, depresi, rasa bersalah, dan kecemasan yang menetap.
  • Perubahan perasaan yang cepat dan seringkali sulit untuk kembali ke titik tenang (homeostasis) setelah mengalami gangguan emosional.
  • Kecenderungan untuk terus memikirkan kegagalan masa lalu atau potensi ancaman di masa depan secara berlebihan.
  • Seringkali merasa kewalahan (overwhelmed) saat menghadapi tekanan, yang dapat mengarah pada perilaku irasional atau keluhan somatik (fisik).

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • McCrae, R. R., & Costa, P. T. (2003). Personality in Adulthood.
  • APA Dictionary of Psychology.
  • Eysenck, H. J., & Eysenck, S. B. (1968). Eysenck personality inventory. Professional Psychology.
Terverifikasi
Editor: Victory Kamilio Hadi
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 11 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback