resiliensi
resilience
Ringkasan Singkat
Proses dan hasil dari adaptasi yang sukses terhadap pengalaman hidup yang sulit melalui fleksibilitas mental, emosional, dan perilaku.
Resiliensi (resilience) adalah kemampuan manusia untuk bangkit kembali dari kesulitan, trauma, tragedi, atau stres yang signifikan. Ini bukan sekadar bertahan, melainkan kemampuan untuk beradaptasi secara positif terhadap tuntutan internal dan eksternal yang menantang. Dalam psikologi, resiliensi dianggap sebagai proses adaptasi yang sehat ketika seseorang mengalami kegagalan, konflik, trauma, kehilangan sesuatu, atau perubahan besar dalam hidupnya.
Seseorang yang memiliki resiliensi yang baik biasanya mampu:
- mengelola emosi dengan lebih sehat,
- mencari solusi saat menghadapi masalah,
- meminta bantuan ketika diperlukan
Beberapa faktor utama yang berkontribusi terhadap resiliensi meliputi:
(a) Cara individu memandang dan berinteraksi dengan dunia (optimisme dan efikasi diri),
(b) Ketersediaan dan kualitas sumber daya sosial (dukungan keluarga dan teman), dan
(c) Strategi koping spesifik yang digunakan untuk mengelola emosi.
Penelitian psikologis menunjukkan bahwa resiliensi bukanlah sifat tetap yang dimiliki atau tidak dimiliki seseorang; sebaliknya, itu melibatkan perilaku, pikiran, dan tindakan yang dapat dipelajari dan dikembangkan oleh siapa saja.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- American Psychological Association (APA). (2020). Building your resilience.
- Masten, A. S. (2001). Ordinary magic: Resilience processes in development.
- Masten, A. S. (2001). Ordinary magic: Resilience processes in development. American Psychologist, 56(3), 227–238. https://doi.org/10.1037/0003-066X.56.3.227
- Southwick, S. M., Bonanno, G. A., Masten, A. S., Panter-Brick, C., & Yehuda, R. (2014). Resilience definitions, theory, and challenges: Interdisciplinary perspectives. European Journal of Psychotraumatology, 5(1), 25338. https://doi.org/10.3402/ejpt.v5.25338
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.