PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi SosialPsikologi Komunikasi

Teknik Pintu di Muka

Door in the Face

Ringkasan Singkat

Teknik persuasi di mana seseorang mengajukan permintaan yang sangat besar terlebih dahulu agar ketika permintaan yang lebih kecil diajukan, orang lain lebih mudah menyetujuinya.

iDoor-in-the-face adalah metode kepatuhan yang umum dipelajari dalam psikologi sosial. Pemohon/penjual akan berusaha meyakinkan responden untuk patuh dengan mengajukan permintaan besar yang kemungkinan besar akan ditolak, seperti pintu yang secara metaforis dibanting di depan muka si pemohon. Responden kemudian lebih mungkin untuk menyetujui permintaan kedua yang lebih masuk akal, dibandingkan jika permintaan yang sama itu diajukan secara langsung tanpa didahului permintaan besar.

Contoh:

Seorang anak meminta izin kepada orang tuanya untuk pergi berlibur ke luar negeri bersama teman-temannya selama dua minggu. Orang tua sudah pasti menolak permintaan yang terlalu besar itu. Kemudian, si anak mengajukan permintaan yang lebih kecil yaitu hanya ingin menginap di rumah teman selama satu malam di kota yang sama. Karena orang tua sudah "menurunkan diri" dengan menolak permintaan besar, mereka merasa lebih mudah untuk menyetujui permintaan kecil ini sebagai bentuk kompromi.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Cialdini, R. B., Vincent, J. E., Lewis, S. K., Catalan, J., Wheeler, D., & Darby, B. L. (1975). Reciprocal concessions procedure for inducing compliance: The door-in-the-face technique. Journal of Personality and Social Psychology, 31(2), 206-215.
  • Cialdini, R. B. (1984). Influence: The Psychology of Persuasion. HarperCollins.
Terverifikasi
Editor: Victory Kamilio Hadi
Ditambahkan: 27 Juni 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback