trauma
trauma
Ringkasan Singkat
Pengalaman mengganggu yang menyebabkan perasaan ketakutan, ketidakberdayaan, atau disosiasi yang intens dan berdampak negatif jangka panjang pada fungsi psikologis seseorang.
Trauma dalam konteks psikologi adalah setiap pengalaman mengganggu yang menghasilkan ketakutan signifikan, ketidakberdayaan, disosiasi, kebingungan, atau perasaan mengganggu lainnya yang cukup intens untuk memberikan efek negatif jangka panjang pada sikap, perilaku, dan aspek fungsi seseorang.
Peristiwa traumatis mencakup kejadian yang disebabkan oleh perilaku manusia (seperti pemerkosaan, perang, kecelakaan industri) maupun oleh alam (seperti gempa bumi). Hal ini sering kali menantang pandangan individu terhadap dunia sebagai tempat yang adil, aman, dan dapat diprediksi. Selain itu, dalam konteks medis, trauma juga merujuk pada cedera fisik serius, seperti luka bakar luas atau benturan keras di kepala.
Contoh trauma dalam kehidupan sehari-hari:
- Seseorang menjadi sangat takut mengemudi setelah mengalami kecelakaan mobil.
- Anak yang sering mengalami perundungan menjadi sulit percaya pada orang lain.
- Korban bencana alam merasa panik ketika mendengar suara keras yang mengingatkan pada kejadian tersebut.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Herman, J. L. (1992). Trauma and Recovery.
- American Psychological Association.
- American Psychological Association. (n.d.). Trauma. APA Dictionary of Psychology. Retrieved June 2, 2026, from APA Dictionary of Psychology – Trauma
- Substance Abuse and Mental Health Services Administration. (2014). SAMHSA’s concept of trauma and guidance for a trauma-informed approach. U.S. Department of Health and Human Services. SAMHSA Trauma Guidance
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.